Sabtu, 16 April 2016

Aturan Tentang Lapangan Sepakbola

Peraturan Permainan Sepakbola - FIFA Law of The Game 2015/2016
Hasil gambar untuk law of the game fifa
Pasal 1: Lapangan Permainan

    Hasil gambar untuk lapangan permainan sepakbola
  1. Permukaan Lapangan
    Pertandingan harus dimainkan di lapangan alami atau pun lapangan buatan, sesuai dengan peraturan dari kompetisi.
    Permukaan lapangan buatan harus berwarna hijau.
    Di mana permukaan lapangan buatan yang digunakan dalam kompetisi baik pertandingan antara tim perwakilan anggota FIFA atau pun pertandingan kompetisi klub internasional, harus memenuhi persyaratan FIFA tentang standar lapangan sepakbola atau standar lapangan internasional. Kecuali mendapat dispensasi khusus yang diberikan oleh FIFA.
  2. Penanda Lapangan
    Lapangan permainan harus berbentuk persegi panjang dan diberi tanda dengan garis. Garis-garis ini merupakan bagian dari area yang dibatasinya.
    Dua garis batas yang lebih panjang disebut "touch line" dan dua garis yang lebih pendek disebut "goal line".
    Lapangan permainan dibagi menjadi dua bagian oleh satu garis tengah (halfway line), yang menghubungkan titik tengan dari masing-masing touch line.
    Titik pusat lapangan berada di tengah halfway line. Sebuah lingkaran dengan jari-jari 9,15 m (10 yard) dibuat mengelilingi titik pusat tengah lapangan.
    Garis melingkar dapat dibuat pada bagian sudut lapangan dengan jari-jari 9,15 m (10 yard) dan berpotongan dengan goal line serta touch line untuk memastikan pemain bertahan lawan berada pada jarak yang sesuai ketika tendangan pojok dilakukan.
    Hasil gambar untuk lapangan permainan sepakbola
  3. Dimensi Lapangan
    Panjang touch line harus lebih panjang daripada goal line
    Panjang (touch line): minimal 90 m (100 yds) dan maksimal 120 m (130 yds)
    Lebar (goal line): minimal 45 m (50 yds) dan maksimal 90 m (100 yds).
    Semua garis harus memiliki lebar yang sama dan tidak boleh melebihi 12 cm (5 inchi).
  4. Pertandingan Internasional
    Panjang: minimal 100 m (110 yds) dan maksimal 110 m (120 yds)
    Lebar: minimal 64 m (70 yds) dan maksimal 75 m (80 yds)
  5. Area Gawang (Goal Area)
    Dua garis ditarik dari sudut kanan ke goal liine, 5,5 m (6 yds) dari bagian dalam masing-masing tiang gawang. Garis-garis ini diperpanjang ke dalam lapangan sampai jarak 5,5 m dan dihubungkan oleh sebuah garis sejajar goal line. Area yang dibatasi oleh garis ini serta garis gawang (goal line) disebut area gawang (goal area).
    Hasil gambar untuk goal area
  6. Area Penalti (Penalty Area)
    Dua garis ditarik dari sudut kanan ke goal line dari bagian dalam masing-masing tiang gawang sejauh 16,5 m (18 yds). Garis-garis ini diperpanjang ke dalam lapangan sampai jarak 18,5 m dan dihubungkan oleh sebuah garis yang sejajar garis gawang. Area yang dibatasi garis-garis ini disebut area penalti?kotak penalti.
    Di dalam setiap kotak penalti, dibuat sebuah titik penalti yang berjarak 11 m (12 yrd) dari pertengahan garis antara tiang gawang, serta berjarak sama terhadap setiap tiang gawang.
    Sebuah busur lingkaran dengan jari-jari 9,15 m (10 yds) digambar diluar kotak penalti dengan titik pusatnya adalah titik penalti.
  7. Tiang Bendera (Flagposts)
    Sebuah tiang bendera, dengan tinggi tidak kurang dari 1,5 m (5 kaki), dengan ujungnya tidak runcing dan dipasangi bendera harus diletakkan pada setiap sudut lapangan.
    Tiang bendera boleh juga diletakkan di setiap akhir dari garis tengah (halfway line), dengan jarak tidak kurang dari 1 m dari touch line.
    Hasil gambar untuk bendera pojok sepakbola
  8. Busur Pojok (Corner Arc)
    Seperempat lingkaran dengan jari-jari 1 m dari tiang bendera pojok,digambar di dalam lapangan permainan.
Demikian aturan dari pasal 1 Law of The Game FIFA, mengenai lapangan permainan sepakbola.

0 komentar:

Posting Komentar